MAKALAH MANAJEMEN STRATEGIK ANALISA MATRIKS BCG “PT Kalbe Farma Tbk dengan PT Kimia Farma Tbk] “


MAKALAH
MANAJEMEN STRATEGIK
ANALISA MATRIKS BCG
“PT Kalbe Farma Tbk dengan PT Kimia Farma Tbk] “
 
DISUSUN
O
L
E
H
KELOMPOK 3 :
1.      Taufik Hidayat                 (17612010103)
2.      Marianus Minggu             (17612010018)
3.      Ivo Putri Medzi                (17612010069)
4.      Lusiana                             (17612010075)
5.      Helvina Srinada                (17612010065)
6.      Siti Rohmah                      (17612010095)
7.      Siti Hanna                         (17612010146)


DOSEN PEMBIMBING:
Mai Yuliza, SE. MM





SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE)
YAYASAN PENDIDIKAN PASAMAN (YAPPAS)
2019/2020

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis mampu menyelesaikan makalah yang berjudul ANALISA MATRIKS BCG “PT KALBE FARMA Tbk DENGAN PT KIMIA FARMA Tbk “ makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Manajemen Strategik.
Makalah ini disusun sebagai sarana memperluas pengetahuan tentang analisa posisi perusahaan dengan menggunakan matriks BCG. Penulis mengucapkan terimakasih kepada Dosen pembimbing mata kuliah Manajemen Strategik yang telah memberikan tugas ini untuk menambah pemahaman penulis tentang analisa posisi perushaan dengan menggunakan matriks BCG.
Tim Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak kekurangan. Oleh sebab itu, tim penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun sebagai penyempurna makalah ini. Semoga makalah ini memberikan manfaat khususnya bagi penulis,umumnya bagi pembaca. Aamiin.....


Pasaman Barat, 02 Desember 2019


Penulis            











DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar belakang masalah.......................................................................................
  2. Rumusan masalah...............................................................................................
  3. Tujuan.................................................................................................................
BAB II
PEMBAHASAN
  1. PT. Kalbe Farma Tbk ........................................................................................
  2. PT. Kimia Farma Tbk................................................................ .......................
  3. Analisa Matriks BCG ........................................................................................
BAB III
PENUTUP
  1. Kesimpulan........................................................................................................
  2. Saran...................................................................................................................
Daftar Pustaka
























BAB I
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
Setiap perusahaan menginginkan produknya dapat diterima oleh masyarakat dan aktivitas-aktivitas perusahaan seperti inovasi, karyawan, desain, memproduksi, pemasaran serta pelayanan harus dapat unggul dalam persaingan yang akan ditawarkan pada masyarakat. Hal ini wajar saja mengingat setiap perusahaan menginginkan usahanya tetap hidup dan berkembang. Untuk mencapai harapan tersebut, pihak perusahaan dituntut untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan memasarkan produknya. Oleh karena itu diperlukan kegiatan pemasaran yang baik sebagai faktor pendukung utama. Pemasaran itu sendiri merupakan bagian dari manajeman perusahaan dan juga salah satu faktor yang sangat penting, karena pemasaran akan mempengaruhi secara langsung terhadap kelancaran maupun keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu, kelancaran suatu perusahaan sangat tergantung pada manajemen dalam menyusun strategi pemasaran yang akan datang, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam melaksanakan strategi pemasaran selalu berkaitan dengan bauran pemasaran yang terdiri dari empat variabel yaitu product, price, place, promotion. Dimana keempat variable tersebut saling berkaitan satu sama lain dan akan mempengaruhi dalam strategi pemasaran. Matrik BCG adalah matrik dan internal-external (IE) matrik yang dibentuk secara khusus dalam rangka meningkatkan usaha-usaha perusahaan yang memiliki multidivisi dengan merumuskan strategi yang paling cocok. (Husein Umar,1999:200). Metode BCG Matrik adalah sebuah perencanaan portofolio model yang dikembangkan oleh Bruce Henderson dari Boston Consulting Group pada tahun 1970 awal. Hal ini didasarkan pada pengamatan bahwa unit bisnis perusahaan dapat diklasifikasikan ke dalam empat kategori berdasarkan kombinasi dari pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif terhadap pesaing terbesar, maka nama "pertumbuhan-berbagi".
Pasar pertumbuhan berfungsi sebagai proxy untuk daya tarik industri, dan pangsa pasar relatif berfungsi sebagai proxy untuk keunggulan kompetitif. Pertumbuhan-saham matriks sehingga peta posisi unit bisnis dalam dua faktor penentu penting dari profitabilitas. Kerangka kerja ini mengasumsikan bahwa peningkatan pangsa pasar relatif akan menghasilkan peningkatan generasi kas. Asumsi ini sering benar karena kurva pengalaman; meningkatkan pangsa pasar relatif menyiratkan bahwa perusahaan bergerak maju pada kurva pengalaman relatif terhadap pesaingnya, dengan demikian mengembangkan keunggulan biaya. Asumsi kedua adalah bahwa pasar yang berkembang membutuhkan investasi dalam aktiva untuk meningkatkan kapasitas dan demikian hasil dalam konsumsi kas.
Dengan demikian posisi bisnis pada saham-pertumbuhan matriks memberikan indikasi generasi kas dan konsumsi kas. Henderson beralasan bahwa uang yang diperlukan oleh unit bisnis yang berkembang pesat dapat diperoleh dari unit lain perusahaan bisnis yang pada tahap lebih dewasa dan menghasilkan kas yang signifikan. Dengan investasi untuk menjadi pemimpin pangsa pasar di pasar yang berkembang pesat, unit bisnis bisa bergerak sepanjang kurva pengalaman dan mengembangkan keunggulan biaya. Yang mendasari matrik BCG ini adalah konsep kurva pengalaman. Kunci kesuksesan adalah pangsa pasar. Perusahaan dengan pangsa pasar tertinggi akan cenderung memiliki posisi kepemimpinan biaya berdasar skala ekonomis, di antara hal-hal lain.
Melalui data yang didapat dari BEI, kami menganalisa 2 perusahaan yang bergerak di bidang Obat. Yaitu, PT Kalbe Farma Tbk dengan PT Kimia Farma Tbk



  1. Rumusan Masalah
1.      Apa itu PT. Kalbe Farma Tbk ?
2.      Apa itu PT. Kimia Farma Tbk ?
3.      Bagaimana analisa matriks BCG dari kedua perusahaan ?

  1. Tujuan
1.      Untuk mengetahui PT. Kalbe Farma Tbk
2.      Untuk mengetahui PT Kimia Farma Tbk
3.      Untuk mengetahui dan memahami analisa matriks BCG






































BAB II
PEMBAHASAN
A.    PT Kalbe Farma Tbk
PT Kalbe Farma Tbk merupakan perusahaan internasional yang memproduksi farmasi, suplemen, nutrisi dan layanan kesehatan yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam bahan farmasi. Kalbe Farma memiliki motto Innovation for a Better Life.
Kalbe Farma didirikan pada 10 September 1966, oleh 6 bersaudara, yaitu Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip HiangKhouw Lip SwanBoenjamin SetiawanMaria KarmilaF. Bing Aryanto. Kalbe Farma telah jauh berkembang dari awal mulanya sebagai usaha farmasi yang dikelola di garasi rumah pendirinya di wilayah Jakarta Utara.

B.     PT Kimia Farma Tbk
Kimia Farma adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1817. Nama perusahaan ini pada awalnya adalah NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co. Berdasarkan kebijaksanaan nasionalisasi atas eks perusahaan Belanda di masa awal kemerdekaan, pada tahun 1958, Pemerintah Republik Indonesia melakukan peleburan sejumlah perusahaan farmasi menjadi PNF (Perusahaan Negara Farmasi) Bhinneka Kimia Farma. Kemudian pada tanggal 16 Agustus 1971, bentuk badan hukum PNF diubah menjadi Perseroan Terbatas, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT Kimia Farma (Persero).
Pada tanggal 4 Juli 2001, PT Kimia Farma (Persero) kembali mengubah statusnya menjadi perusahaan publik, PT Kimia Farma (Persero) Tbk, dalam penulisan berikutnya disebut Perseroan. Bersamaan dengan perubahan tersebut, Perseroan telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang kedua bursa telah merger dan kini bernama Bursa Efek Indonesia). Berbekal pengalaman selama puluhan tahun, Perseroan telah berkembang menjadi perusahaan dengan pelayanan kesehatan terintegrasi di Indonesia. Perseroan kian diperhitungkan kiprahnya dalam pengembangan dan pembangunan bangsa, khususnya pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia.




C.     Analisis Matriks BCG
1.     Tingkat Pertumbuhan Pasar Penjualan, PT  Kalbe Farma Tbk

Tabel 1.

Data Penjualan Produk  PT Kalbe Farma Tbk di Desember 2017/2018
Penjualan
31 Desember 2017
31 Desember 2018
Total penjualan
Rp 20.182.120.166.616
Rp 21.074.306.186.027





Tabel 2

Data Penjualan Produk , PT Kimia FarmaTbk di Desember 2017 /2018
Penjulan Semen
31 Desember 2017
31 Desember 2018
Total Penjualan
Rp 6.127.479.369.403
Rp 7.454.114.741.189




Melalui data tersebut kita dapat memperoleh hasil pertumbuhan pasar penjualan Pada PT Kalbe Farma Tbk  yaitu :
     

Didapatkan hasil sebagai berikut :
Pertumbuhan Penjualan          =    X 100%
Pertumbuhan Penjualan           =  0,04 100%
=  4 %
Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan matriks BCG di atas, maka dapat diketahui tingkat pertumbuhan pasar penjualan Pt Kalbe Farma Tbk sebesar 4 % yang berarti bahwa PT.Kalbe FarmaTbk  memiliki pertumbuhan pasar yang rendah



2.      Analisis Pangsa Pasar PT Kalbe Farma Tbk
Berikut perhitungan matriks BCG untuk mengetahui pangsa pasar relatif (relative market share) jumlah penjualan Obat  PT  Kalbe farma Tbk  Di  tahun  2017 dan 2018 adalah sebagai berikut :
Pangsa Pasar 2018      =  kali
=  kali
= 2,83  kali

Pangsa Pasar 2017      =   kali
=  kali
= 3,29 kali
Berdasarkan perhitungan matriks BCG untuk mengetahui pangsa pasar relatif (relative market share) maka telah diketahui bahwa pangsa pasar  relatif  Obat  tahun 2017 sebesar  3,29  kali  >  1 dan  pada  tahun  2018  sebesar  2,83 kali  >  1 yang artinya menunjukkan bahwa  PT. Kalbe  Farma Tbk   memiliki pangsa pasar lebih Kecil dibandingkan dengan Pt  Kimia  Farma  Tbk  , karena nilai pangsa pasar relatifnya lebih Rendah dari  PT.Kimia Farma Tbk  pada tahun  2017  sebesar  3,29 dan  pada tahun 2018 sebesar 2,83, dengan kata lain  mengalami penurunan sebesar 0,46 kali
3.      Analisis Posisi Matrik BCG PT Kalbe Farma Tbk
Tingkat pertumbuhan pasar pada umumnya dibedakan berdasarkan klasifikasi tinggi dan rendah. Sedangkan posisi relatif kompetitior dibedakan berdsarkan market share antara 1,0 dan 1,5, sehingga tergolong tinggi (high) disebut pemimpin (leader). Berdasarkan dari perhitungan tingkat pertumbuhan pasar pada PT Kalbe Farma Tbk, maka diperoleh hasil sebesar 4%, hal ini berarti bahwa tingkat pertumbuhan pasar yang tinggi pada PT Kalbe Farma Tbk
Dari perhitungan pangsa pasar relatif pada tahun 2017 didapat hasil sebesar 2,83  kali dan pada tahun 2018 didapat hasil sebesar 3,29 kali dan berikut Matrik BCG PT. Kalbe Farma Tbk.


Berdasarkan pada ke dua matriks BCG posisi PT.Kalbe Farma Tbk pada tahun 2017 dan tahun  2018  berada  pada  posisi  Dog  atau  Ajing  yang  menunjukkan  bahwa posisi  Pt  Kalbe  Farma  Tbk  berada pada Kategori Anjing memiliki pangsa pasar yang rendah dan tingkat pertumbuhan yang rendah dan dengan demikian tidak menghasilkan atau mengkonsumsi uang dalam jumlah besar. Posisi ini memerlukan beberapa investasi, katrena sumber daya manusia dan sumber uangnya sangat rendah. Karena posisi internal dan eksternalnya lemah, bisnis ini sering kali dilikuidasi, divestasi, atau dipangkas melalui penciutan .
D.    Strategi PT.Kalbe Farma Tbk
Berdasarkan  matriks  BCG  PT. Kalbe Farma pada tahun 2017 dan tahun 2018, letak berada pada Kategori Anjing memiliki pangsa pasar yang rendah dan tingkat pertumbuhan yang rendah dan dengan demikian tidak menghasilkan atau mengkonsumsi uang dalam jumlah besar .Strategi yang melakukan penutupan usaha atau Likuidasi terhadap unit bisnisatau produk yang mengalami kerugian .


BAB III

PENUTUP

A.     Kesimpulan
Berdasarkan hasil perhitungan matriks di atas dapat disimpulkan bahwa:
1.         Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan matriks BCG, maka dapat diketahui tingkat pertumbuhan pasar penjualan Pt Kalbe Farma Tbk sebesar 4 % yang berarti bahwa PT.Kalbe Farma  Tbk  memiliki pertumbuhan pasar yang rendah .
2.         Berdasarkan perhitungan matriks BCG untuk mengetahui pangsa pasar relatif (relative market share) maka telah diketahui bahwa pangsa pasar relatif  Produk tahun 2017 sebesar 3,29  kali  >  1 dan pada tahun 2018 sebesar 2,83 kali > 1 yang artinya menunjukkan bahwa PT.Kalbe Farma memiliki pangsa pasar lebih besar dibandingkan dengan PT Kimia Farma Tbk. karena nilai pangsa pasar relatifnya lebih besar dari satu. PT.Kalbe Farma Tbk  pada tahun 2017 sebesar 3,29 menjadi 2,83 pada tahun 2018, dengan kata lain  mengalami penurunan sebesar 0,46.  
3.         Berdasarkan pada kedua matriks BCG posisi PT.Kalbe Farma  pada tahun 2017 dan tahun 2018 berada pada posisi dog atau Anjing  yang menunjukkan bahwa posisi PT. Kalbe Farma berada pada pertumbuhan pada Kategori Anjing memiliki pangsa pasar yang rendah dan tingkat pertumbuhan yang rendah dan dengan demikian tidak menghasilkan atau mengkonsumsi uang dalam jumlah besar .dan mempunyai nilai pangsa pasar relatifnya pada tahun 2017 dan 2018 lebih besar dari satu (>1).
4.         Berdasarkan matriks BCG PT.Semen Indonesia  pada tahun 2017 dan tahun 2018, letak posisi titik berada di kuadran Dog atau Anjing dengan indikasi pertumbuhan pasar yang rendah dan pangsa pasarnya yang rendah. Ini berarti jumlah pertumbuhan penjualan Produk Rendah dan pangsa pasar juga rendah. Strategi yang dapat di ambil adalah mempertahankan posisi melakukan penciutan .




Comments

Popular posts from this blog

LAPORAN MAGANG DI KANTOR URUSAN AGAMA PADA BAGIAN ADMINISTRASI

MAKALAH FETAL SKULL FETAL POSITIONING MEKANISME PERSALINAN PRESENTASI VERTEX (OKSIPUT ANTERIOR DAN OKSIPUT POSTERIOR)

MAKALAH “Deteksi Dini Gangguan Psikologi Pada Masa Nifas