Contoh proposal Lomba Balita Sehat dan Baby Kontes Di Posyandu Sekunder 1 Ophir Barat
PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN DANA LOMBA BALITA
SEHAT DAN BABY KONTES
TAHUN 2019
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Oleh:
TIM POSYANDU
POS LAYANAN TERPADU (POSYANDU)
SEKUNDER 1 OPHIR BARAT
2019
KATA
PENGANTAR
Puji syukur senantiasa kita
panjatkan keharibaan Allah SWT atas limpahan Rahmat dan
Karunia-Nya. Kami yakin atas kasih sayang Allah SWT kami dapat menjalankan
tugas kami sebagai pengurus Posyandu Sekunder 1 Ophir Barat Dan semoga Allah SWT tetap memberikan kasih sayang-Nya kepada kita dengan
tetap memberikan kekuatan dan usia agar dapat tetap menjalankan tugas kita
sebagai pengurus Posyandu Sekunder 1 Ophir Barat. Solawat serta salam semoga tetap tercurah kepada baginda Rosulullah SAW
yang telah berjuang dari rumah ke rumah untuk mendakwakan dan memperkenalkan
Islam ke seluruh umat manusia. Sehingga, kita dapat merasakan nikmatnya Islam
saat ini dan Semoga dengan solawat dan salam yang senagtiasa kita hantarkan
kelak kita akan mendapatkan syafa’at dari beliau.
Proposal ini kami susun berdasarkan hasil pertemuan atau kesepakatan para
pengurus atau kader Posyandu Sekunder 1 Ophir Barat. Yang telah disepakati bantuan tersebut akan di pergunakan untuk melengkapi sarana dan prasaran demi kelancaran Lomba Balita Sehat Dan Baby Kontes tahun 2019
.
Kami Sampaikan terimah kasih atas bantuan yang telah diberiakan oleh semua
pihak dan atas penyususnan proposal ini walau tidak sempurna tetapi mudah-mudahan dapat memfasilitasi untuk bantuan tersebut dan bermanfaat untuk kita semua,semoga semua amal baik Ibu/Bapak yang terkait senantiasa
mendapatkan pahala yang setimpal dari Allah SWT, Amin.
Ophir , 11
November 2019
Posyandu Sekunder 1 Ophir Barat
TIM POSYANDU
A.
LATAR BELAKANG
Peningkatan
kecerdasan, produktifitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) dimulai dengan
pembangunan pada masa kanak-kanak. Dalam keseluruhan siklus hidup manusia, masa
balita (usia bawah lima tahun) merupakan masa yang paling menentukan dalam
pembangunan manusia yang handal, karena merupakan masa yang paling kritis
terutama ditinjau dari aspek pertumbuhan dan perkembangannya. Ironisnya tidak
semua pihak menyadari bahwa tumbuh dan berkembangnya generasi muda ini dimulai
dari keluarga.
Menyerahkan
tumbuh kembang anak pada “faith” dan mengaku bagian dari kehendak Tuhan juga
merupakan nilai-nilai yang keliru berlaku dalam masyarakat. banyak pihak kurang
memahami bahwa interaksi ibu dan anak merupakan bagian penting dari pembentukan
karakter anak.
Kebijakan
pemerintah dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia adalah dengan pendekatan
paradigma sehat. Untuk dapat meningkatkan visi Indonesia Sehat 2025 ditetapkan
misi pembangunan kesehatan yaitu memelihara dan meningkatkan upaya kesehatan
yang bermutu, merata dan terjangkau.
Peningkatan
status gizi anak balita merupakan program unggulan kedua dalam pembangunan
Indonesia Sehat 2025. Selanjutnya biaya intervensi gizi masyarakat yang
berpengaruh positif pada peningkatan kulaitas sumber daya manusia harus
dipandang sebagai biaya intervensi.
Gizi
individu merupakan faktor yang amat penting karena merupakan zat yang esensial
bagi pertumbuhan dan perkembangan manusia sepanjang hidupnya. Periode yang
paling menentukan kualitas SDM adalah sampai usia di bawah lima tahun. Selain
faktor gizi, pertumbuhan dan perkembangan juga tergantung pada proses sosial
yang dilakukan orang dewasa terhadap anak. Model UNICEF dalam Soekirman (2001)
menyebutkan bahwa pola asuh anak dapat mempengaruhi variabel yang langsung
berhubungan dengan status gizi yaitu konsumsi makanan dan penyakit infeksi.
Dengan demikian dapat dijadikan acuan bahwa jika terjadi kekeliruan dalam
kegiatan pola asuh anak balita jelas akan menurunkan kualitas makanan yang
dikonsumsi dan memperbesar peluang untuk mengalami penyakit infeksi. Kualitas
dan kuantitas makanan yang rendah dan penyakit infeksi dapat menurunkan status
gizi anak balita.
Oleh karena
itu kegiatan lomba balita sehat dan baby kontes di Posyandu Sekunder 1 Ophir
Barat ini merupakan momen yang sangat tepat sebagai sarana pembelajaran tentang
manfaat dari sebuah generasi sehat.
B. TUJUAN
a. Tujuan Umum
Secara umum
kegiatan ini bertujuan sebagai media pembelajaran kepada ibu balita tentang
pentingnya pemantauan pertumbuhan balita.
b.
Tujuan Khusus
·
Meningkatkan kesadaran ibu balita tentang pentingnya
pemantauan pertumbuhan balita
·
Memotivasi ibu balita dalam meningkatkan status gizi
balita
·
Memotivasi kader posyandu agar mengetahui keadaan gizi
balita
C.
TEMA KEGIATAN
Adapun tema kegiatan lomba di Posyandu Sekunder 1
Ophir Barat 2019 adalah
“Balita Sehat Dan Baby Kontes”.
D. WAKTU DAN
TEMPAT
Kegiatan ini
dilaksanakan pada:
Hari
: Kamis
Tanggal
: 25 Februari 2016
Waktu
: 08.00 WITA – Selesai
Tempat
: Gedung PCC Ophir Samping Polinder Ophir Barat
E. PESERTA
Peserta
adalah bayi dan balita di wilayah kerja Posyandu
Sekunder 1 Ophir Barat, terdiri dari usia Bayi 0-24 bulan balita usia 2-5
tahun.Dengan Persyaratan Peserta sbb:
1. Balita dan
Paud di Ophir Barat
2. Membawa Buku
KIA
3. Baju Bebas
dan Secantik dan Sekreatif mungkin
F.
ANGGARAN DANA KEGIATAN
|
No
|
Keterangan
|
Uraian
|
Jumlah
|
|
1
|
Piala
|
12 x Rp. 50.000,-
|
Rp 600.000
|
|
2
|
Bingkisan
|
Juara I handuk @ Rp.25,000 X 4
|
Rp 100.000
|
|
|
|
Juara II Payung @ Rp.20.000 X 4
|
Rp 80.000
|
|
|
|
Juara III Botol Minum @ Rp.15.000 X 4
|
Rp 60.000
|
|
3
|
Snack
|
200 Kotak X Rp.5.000,-
|
Rp 1.000.000
|
|
4
|
Nasi Bungkus
|
|
Rp 250.000
|
|
5
|
Balon
|
|
Rp 300.000
|
|
6
|
Kertas Krep
|
|
Rp 100.000
|
|
7
|
Spanduk
|
|
Rp 100.000
|
|
8
|
Keybord
|
|
Rp 700.000
|
|
9
|
Bungkus Bingkisan
|
|
Rp 24.000
|
|
11
|
ATK
|
|
Rp 50.000
|
|
12
|
Kokarde Panitia Lomba
|
|
Rp 140.000
|
|
13
|
No Urut Peserta
|
|
Rp 15.000
|
|
14
|
Biaya tak terduga
|
|
Rp 1.421.000
|
|
Total Biaya
|
Rp 4.940.000
|
||
G.
SUMBER DANA
Adapun yang
menjadi sumber dana kegiatan Lomba Balita Sehat ini adalah donatur dan
sponsorship.
H.
PENUTUP
Demikian Proposal Kegiatan Lomba Balita Sehat dan Baby
Kontes di wilayah Posyandu Sekunder 1 Ophir Barat tahun 2019 ini disusun
sebagai kerangka acuan demi suksesnya pelaksanaan kegiatan.
Comments
Post a Comment