MAKALAH Evaluasi Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
MAKALAH
Manajemen
Sumber Daya Manusia
“Evaluasi Fungsi Manajemen Sumber
Daya Manusia”

Disusun
oleh:
Kelompok 5
v Elin Dwi Putri
v Nadila Hadring
v Maisya Umami
v Faridul Fuadi
PROGRAM
STUDI MANAJEMEN
INSTITUT
TEKNOLOGI DAN ILMU SOSIAL KHATULISTIWA
YAYASAN
PENDIDIKAN PASAMAN
2024
KATA PENGANTAR
Puji
dan syukur senantiasa saya ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat, bimbingan dan hidayah-Nya, sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat
pada waktunya.
Adapun
judul dari makalah ini adalah “Evaluasi Fungsi Manajemen Sumber
Daya Manusia”. Dan harapan kami semoga makalah ini
dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, untuk kedepannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi
lebih baik lagi.
Karena
keterbatasan pengetahuan maupun
pengalaman kami, kami yakin
masih banyak kekurangan dalam makalah ini. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang
membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah
ini.
Wassalamu’alaikum wr wb
Ophir, 15
April 2024
Penyusun
DAFTAR ISI
A. Konsep Dasar Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
B. Tujuan Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
C. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perencanaan SDM
D. Fungsi-Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sumber Daya Manusia (SDM)
adalah faktor sentral dalam suatu organisasi. Apapun bentuk serta tujuannya,
organisasi dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam
pelaksanaan misinya dikelola dan diurus oleh manusia.
Jadi manusia merupakan
faktor strategis dalam semua kegiatan institusi/organisasi. Selanjutnya, MSDM
berarti mengatur, mengurus SDM berdasarkan visi perusahaan agar tujuan
organisasi dapat dicapai secara optimum. Karenanya, MSDM juga menjadi bagian
dari Ilmu Manajemen (Management Science) yang mengacu kepada
fungsi manajemen dalam pelaksanaan proses-proses perencanaan,
pengorganisasian, staffing, memimpin dan mengendalikan.
Manajemen
sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang
lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat
menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah
ditentukan.
B. Rumusan Masalah
1. Apa konsep
dasar dan tujuan fungsi Manajemen
Sumber daya manusia?
2. Apa Saja Faktor internal dan eksternal fungsi
Manajemen Sumber daya manusia?
3. Apa saja fungsi Manajemen Sumber daya manusia?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Konsep Dasar Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sdm ialah pengembangan sumber daya manusia yang
berfungsi melakukan perencanaan sumber daya manusia, penerapan, perekrutan,
pelatihan, pengembangan karir karyawan atau pegawai serta melakukan inisiatif
terhadap pengembangan organisasional sebuah organisasi atau perusahaan. Pada
dasarnya, tidak ada perusahaan yang tidak membutuhkan manajemen SDM atau
istilah kerennya Human Resource (HR). Bagian Human Resource itulah yang bertanggung
jawab untuk mengurus berbagai kebutuhan perusahaan yang terkait dengan Sumber
Daya Manusia (SDM) termasuk di dalamnya ada Manajemen Sumber Daya Manusia
(MSDM) sehingga semua kegiatan atau pekerjaan berjalan dengan lancar dan lebih
efisien.
Manajemen personalia adalah
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan kegiatan-kegiatan
pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan
karyawan atau pegawai agar tercapai tujuan-tujuan individu, organisasi, dan
masyarakat. Pernyataan dari Flippo tersebut menyamakan pengertian manajemen
sumber daya manusia sama dengan manajemen personalia. Dikatakan juga oleh Rivai
(2005), adanya manajemen sumber daya manusia sangat penting bagi perusahaan
dalam mengelola, mengatur, mengurus, dan menggunakan sumber daya manusia
sehingga bisa berfungsi secara efektif, produktif, serta efisien untuk mencapai
tujuan perusahaan.
Kemudian Anthony, Kacmar, dan Parrewe
(2002) mengatakan bahwa manajemen sumber daya manusia memiliki berbagai macam
tugas berkaitan dengan usaha untuk memiliki, melatih, mengembangkan,
memotivasi, mengorganisasi, dan memelihara karyawan perusahaan.
B. Tujuan Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
Tujuan manajemen sumber daya manusia pada masing-masing perusahaan
bersifat variatif. Menurut Ulrich dan Lake (1990) sistem manajemen sumber daya
manusia dapat menjadi sumber kapabilitas perusahaan yang memungkinkan
perusahaan untuk terus belajar memperagakan peluang baru.
Cushway memberikan pendapat bahwasanya tujuan manajemen sumber
daya manusia adalah memberi pertimbangan manajemen dalam membuat kebijakan
sumber daya manusia untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki karyawan atau
pegawai yang memiliki kinerja tinggi, selalu siap mengatasi perubahan, serta
memenuhi kewajiban sebagai pekerja secara legal. Tidak hanya itu, tujuan
selanjutnya adalah menerapkan dan menjaga semua kebijakan dan prosedur sumber
daya manusia yang memungkinkan perusahaan mampu mencapai tujuannya.
Peranan adanya MSDM sendiri secara garis besar adalah untuk
mencapai tujuan perusahaan, yang melibatkan tenaga kerja manusia yang ada di
dalamnya, yang bukan hanya cakap, terampil, namun juga harus memiliki kemauan
serta kesungguhan dalam bekerja secara efektif dan efisien. Hal tersebut yang
dibahas dalam uku berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan oleh Taufiq
Rachman.
Namun, secara khusus manajemen sumber
daya manusia ini memiliki tujuan sebagai berikut:
1.
Mengembangkan
sistem kerja dengan kinerja tinggi yang meliputi proses perekrutan, seleksi,
sistem insentif, serta pengembangan manajemen dan aktivitas pelatihan yang
terkait dengan kebutuhan perusahaan.
2.
Mengembangkan praktik manajemen dengan
komitmen tinggi yang menyadari bahwa karyawan atau pegawai adalah stakeholder
dalam perusahaan yang bernilai dan membantu mengembangkan iklim kerja sama dan
kepercayaan Bersama.
3.
Memastikan
bahwa persamaan kesempatan tersedia untuk semua, artinya ada keterkaitan saling
menguntungkan antara perusahaan dengan karyawan.
4.
Memastikan
bahwa karyawan atau pegawai dinilai serta dihargai atas apa yang telah
dikerjakan dan dicapai.
5.
Mempertahankan
serta memperbaiki kesejahteraan fisik serta mental pegawai atau karyawan.
6.
Menciptakan
iklim yang humanis, harmonis, serta produktif yang dapat dipertahankan antara
manajemen dengan karyawan atau pegawai.
C. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perencanaan
SDM
1. Faktor Internal
Yang dimaksud faktor internal adalah
berbagai kendala yang terdapat di dalam organisasi itu sendiri. Menurut
P.Siagian, meliputi :
- Rencana strategik
- Anggaran
- Estimasi produksi dan penjualan
- Usaha atau kegiatan baru
- Rancangan organisasi dan tugas
pekerjaan
Sedangkan Kiggudu, mengemukakan faktor internal meliputi :
- Sistem informasi manajemen dan organisasi
- Sistem manajemen keuangan
- Sistem marketing dan pasar
- Sistem manajemen pelaksanaan.
2. Faktor Eksternal
Yang dimaksud dengan faktor eksternal
adalah berbagai hal yang pertumbuhan dan perkembangannya berada diluar
kemampuan organisasi untuk mengendalikannya.
Menurut P.
Siagian, faktor eksternal meliputi :
- Teknologi
- Sosial budaya
- Politik
- Ekonomi
- Pesaing
- Peraturan perundang-undangan.
D. Fungsi-Fungsi Manajemen
Sumber Daya Manusia
Sebagaimana yang telah dikemukakan pada bab
pendahuluan, fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia, menurut Flippo (1994)
secara garis besar dibagi dua, yaitu fungsi-fungsi manajemen dan fungsi-fungsi
operasional. Berikut akan di bahas satu persatu.
·
Perencanaan
Manajer yang efektif menyadari bahwa bagian
terbesar dari waktu yang harus mereka sediakan adalah perencanaan. Dalam
manajemen sumber daya manusia, perencanaan berarti penentuan program sumber
daya manusia yang akan membantu tercapainya sasaran yang telah disusun oleh
organisasi.
Pengorganisasian
Pengorganisasian menyangkut kepada penyusunan
serangkaian tindakan yang telah ditentukan, sehingga dapat dilaksanakan dengan
baik. Manajemen sumber daya manusia merancang struktur hubungan antara
pekerjaan, sumber daya manusia, dan faktor-faktor fisik yang akan dilibatkan.
Para manajer harus hati-hati terhadap hubungan yang rumit yang ada di antara
satu unit khusus dan unit-unit organisasi lainnya.
·
Pengarahan
Fungsi pengarahan ini menyangkut kepada
pelaksanaan rencana yang telah disusun dan telah diorganisasikan. Dalam fungsi
pengarahan ini, terdapat pemotivasian, pelaksanaan pekerjaan, pemberian
perintah, dan sebagainya. Intinya bagaimana menyuruh orang untuk bekerja secara
efektif.
Pengendalian
Pengendalian berarti pengamatan atas tindakan dan
perbandingannya dengan rencana dan perbaikan atas setiap penyimpangan yang
mungkin terjadi. Pada saat-saat tertentu juga diadakan penyusunan kembali
rencana-rencana dan penyesuaiannya terhadap penyimpangan yang tidak dapat
diubah.
Pengadaan tenaga kerja
Pengadaan tenaga kerja adalah fungsi operasional
pertama dari manajemen sumber daya manusia, yaitu berupa usaha untuk memperoleh
jenis dan jumlah yang tepat dari personalia yang diperlukan untuk menyelesaikan
sasaran organisasi. Hal-hal yang dilakukan dalam pengadaan tenaga kerja adalah
penentuan sumber daya manusia yang dibutuhkan dan perekrutannya, seleksi dan
penempatan.
·
Pengembangan
Pengembangan sumber daya manusia merupakan peningkatan
keterampilan melalui pelatihan yang perlu untuk prestasi kerja yang tepat.
Pengembangan sumber daya manusia ini diperlukan karena adanya
perubahan-perubahan teknologi, reorganisasi pekerjaan, dan tugas manajemen yang
semakin rumit.
Kompensasi
Kompensasi dirumuskan sebagai balas jasa yang
memadai dan layak kepada sumber daya manusia atas sumbangan mereka kepada
pencapaian tujuan organisasi. Kompensasi ini berkaitan erat dengan pokok-pokok
seperti evaluasi pekerjaan, kebijakan pengupahan, sistem pengupahan, dan lain
sebagainya.
Integrasi
Integrasi merupakan usaha untuk menghasilkan
rekonsiliasi (kecocokan) yang layak atas kepentingan-kepentingan perorangan,
masyarakat dan organisasi. Adanya tumpang tindih kepentingan yang cukup berarti
antara perorangan, masyarakat dan organisasi, menyebabkan perlukan
mempertimbangkan perasaan, dan sikap personalia dalam menerapkan asas-asas dan
kebijakan organisasi.
·
Pemeliharaan
Fungsi pemeliharaan ini terkait dengan bagaimana
usaha untuk mengabadikan keadaan baik yang sudah tercipta. Memiliki angkatan
kerja yang mempunyai kemauan dan kemampuan untuk bekerja perlu di pelihara
dengan baik.
·
Pemisahan
(separation)
Pemisahan merupakan fungsi terakhir dari
manajemen sumber daya manusia. Hal ini berkaitan dengan memutuskan hubungan
kerja dengan sumber daya manusia yang ada, dan mengembalikannya kepada
masyarakat. Pemutusan hubungan kerja ini bisa terjadi karena pensiun,
pemberhentian sementara, penempatan luar, meninggal dunia, dan pemecatan
Fungsi-fungsi
manajemen yang diterapkan dalam manajemen sumber daya manusia terdiri dari, (1)
perencanaan (planning), (2) pengorganisasian (organizing), (3) pengarahan
(directing), dan (4) pengendalian (controlling). Adapun fungsi-fungsi
operasional yang dijalankan oleh manajemen sumber daya manusia yaitu, (1)
pengadaan tenaga kerja (procurement), (2) pengembangan (development), (3)
kompensasi, (4) integrasi, (5) pemeliharaan (maintenance), dan (6) pemutusan
hubungan kerja (separation).
Dessler, Gary. 2006.
Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Indeks.
Flippo, Edwin B. 1994.
Manajemen Personalia: Edisi Keenam, Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Marwansyah. 2010. Manajemen
Sumber Daya Manusia, Edisi Kedua. Bandung: Alfabeta.
Sastrohadiwiryo, B. Siswanto.
2002. Manajemen Tenaga Kerja Indonesia: Pendekatan Administratif dan
Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.
Comments
Post a Comment